Negeri Ku - Umur Baru, Uang Baru - Uang NKRI


Horay.....! di ulang tahunya yang ke 69 ini. Negeri kita tercinta Indonesia akhirnya punya uang baru nih, sebagai surprise ulang tahun. uang ini berhasil di beri nama dengan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pecahan Rp100.000.

 kata Menteri Keuangan  kita pak Chatib Basri uang NKRI ini punya beberapa filosofi loh...

  • Uang yang diedarkan selama ini tidak ada frase Negara Kesatuan Republik Indonesia, namun dengan undang-undang nomor 7 Tahun 2011(ini undang-undang tentang mata uang) akhirnya pemerintah dan BI menerbitkan pecahan Rp100.000 ini sebagai uang NKRI.
Jadi, Bukan berarti BI selama ini bukan bagian NKRI ya ! tapi ini MEMPERTEGAS! bahwa uang ini uang Indonesia.

emang, apa bedanya sama uang yang lama? yuk kita lihat keterangan yang langsung di jabarkan sama BI
sumber : http://www.bi.go.id/id/ruang-media/siaran-pers/Documents/Ciri-uang-DesainNKRI-picture.jpg
konon, Rencana semula Bank Indonesia meredenominasikan rupiah terganjal kondisi perekonomian global yang belum stabil dan pembahasan Undang-undang Redenominasi yang terhenti akibat agenda pemilu 2014. Target semula realisasi redenominasi pada 14 Agustus 2014 akan berubah dengan wajah uang baru, yaitu Uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (Uang NKRI).

oiya, dulukan kalo dibagian tanda tangan cuma muncul nama-nama pejabat BI, namun di uang yang baru bakalan ada tanda tangan Mentri Keuangan (menkeu). jadi, ceritanya Bank Indonesia ngak lagi menjadi institusi tunggal yang berwenang mencetak uang Rupiah. Nantinya Bank Indonesia harus selalu berkoordinasi dengan pemerintah, yakni kementerian keuangan dalam hal rencana mencetak uang, penerbitan uang, hingga penarikan dan pemusnahan uang yang lama.

Setelah tidak lagi menjadi institusi tunggal pencetak uang Rupiah, frasa Bank Indonesia yang terdapat di setiap pecahan Rupiah saat ini akan diganti menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, perubahan lainnya pada uang NKRI nantinya adalah akan adanya tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia dan sistem pengamanan baru anti pemalsuan pada uang kertas.

dirangkum dari :berbagai sumber (okezone-wikipedia)

(Cara?) memanage waktu


Beberapa bulan ini aku merasakan bahwa waktu ku benar-benar tidak efektif. aku sering merasa kekurangan waktu. Jadi aku ngerasa 24 jam sepertinya tidak cukup.

 

setelah kubedah dan breakdown aktifitas harian ku, ternyata aktifitasku tidak padat-padat amat. lalu kenapa 24 jam terasa tidak cukup? jawabannya ternyata :

  • Rupanya akhir-akhir ini aku mengerjakan sesuatu ngasal aja, tanpa perencanaan dan tanpa daftar prioritas. contoh kasusnya begini; aku ambil aja momen-moment pagi hari pas di kosan; saat aku ngeliat baju kotor ya aku nya nyuci baju, ngeliat buku-buku uda berantakan ya beresin buku, ngeliat lantai kotor ya nyapu, ngeliat ini gak beres ngerjain ini, itu gak beres ngerjain itu dll, gak ada daftar prioritas sama sekali. tau-tau  udah jam 9 ! wah cepet banget waktu?!
  • sering banget aku uda terlalaikan sama facebook. Tau-tau ngeliat jam… wah ! aku nagapain aja?!
  • ketiduran Surprised smile

sadar akan ketidak beresan dan keamburadulan waktu ku ini, kemudian aku iseng merancang strategi penyelamatan waktu-waktu ku itu.

SEJENIS LANDASAN TEORISchoolSchool

Dahulu, dalam sesi coaching di Giant Club, aku juga udah pernah tanya ke coach kami bahwa aku kesulitan mengatur waktu. kemudian coach memberikan saran agar aku melakukakn hal dibawah ini, tips dari coach ini adalah tips manajemen waktu terjitu yang dulu pernah sukses mengatur waktu ku, kata coach sebenernya sederhana aja:

  1. Luangkan waktu untuk merencanakan aktifitas besok dimalam hari sebelum tidur.
  2. Buat breakdown aktivitas harian.

tips nomor satu jarang aku jalankan, karena saat itu biasanya di tempat kerja aku melakukan aktifitas-aktifitas yang flat dan monoton alias yang itu-itu aja jadi aku jarang pake tips nomor satu.(alasan lain kadang-kadang juga karena aku kelelahan, jadi sering lupa) Smile with tongue out 

tips nomor dua-lah yang sering aku pakai. akhirnya aku membeli buku notes kecil dan pulpen pendek agar bisa ku masukkan kedalam saku. buku ini ku bawa kemana-mana. kekantor, keradio, kepustaka, main-main, sepedaan, (ngajiHot smile) dan kemana aja. di buku itu aku sudah menuliskan di setiap halamannya urutan jam dalam satu hari:

kata coach, “ eh…tong, elu tulis aje semuanye. mandi jam berape, sarapan jam berape, facebookan jam berape. entar elu bakalan ngeliat sendiri kok apakah elu ude ngambur-ngamburin waktu ape kagak. dari hasil itu elu juga bakalan bisa nge-evaluasi ternyata elu mandi 2 jam! sarapan 9 jam ! de el el. Elu bisa nilai sendiri aktifitas harian elu boros waktu apa kagak. sehingga elu bisa ngelakuin efesiensi di hari berikutnya pada aktifitas yang kurang penting dan mengalokasikan waktu itu untuk kegiatan yang lebih penting.” – (hehehe tentu saja redaksional nya uda ku ubah supaya entertain dikit Devil )

wal hasil !

05:00 =Sholat subuh, sepedaan 20 menit sebelum ke kantor,dst, dll,……………………
06:00 =……………………
07:00 =……………………
…, Dst. bahkan sampe sampe jam 4 pagi aku pun punya jadwalnya walopun jadwalnya cuma “tidur”. Open-mouthed smile ya…istirahat gan ! masak kerja mulu….

Di setiap halaman atas buku notes kecil ini ku beri keterangan tanggal dan dan hari. Jadi, selain sebagai breakdown aktivitas harian, buku ini juga menjadi platform penjadwalan yang sangat efektif. jadi seumpama aku membuat janji dengan teman, aku akan lihat logsheet hari dan jam yang kosong dulu. keren banget !Thumbs up kayak artis aja….Open-mouthed smile

ada kejadian lumayan pas aku lagi sibuk nyatat dan ngeliatin jadwalku pas dikantor. ternyata rekan kerja ku ngeliat tingkah laku ku itu. taukah kamu si temen bilang apa?

“wah, kayak menejer aja kau boy !”.

“hahahahha…Perkenalkan boy, aku adalah manejer diriku sendiri” [nyengirkuda].

penampakan poto di bawah ini merupakan si buku kecil penuh sejarah itu. namanya agendos mungilos

tips manajemen waktuPIC_14-08-13_09-08-14

Tetapi, kebiasaan ini tidak berlanjut saat aku pergi ke Bandung, akhirnya aku kembali mengalami kesia-siaan waktu lagi.Wilted rose

seperti yang udah ku ceritakan di atas itu.

tapi ALHAMDULILLAH aku sadar aku mulai buang-buang waktu, jadi masih bisa diperbaiki. sekarang aku sudah mulai menjalankan teknik nomor satu coach yaitu : merencanakan aktifitas besok sebelum tidur…

aku tidur dulu ah…..

[tulisan ini masih perlu saya edit]

Bagaimana cara menonaktifkan microsoft update pada windows 7


cara menonaktifkan microsoft update!. Hari ini saya dapat pelajaran berharga dari laptop saya tentang bagaimana saya bisa kecolongan quota modem. Rencananya hari ini saya mau melihat dashboard blog saya, dan melihat-lihat statistik pengunjung, serta sedikit riset keyword untuk buat satu artikel, namun quota internet di modem lagi kandas. Karena kebutuhan nya cuma untuk ngecek saja, saya pikir ah isi pulsa lima ribu aja ngak apa-apa dah

Setelah pulsa di isi dan paket internet reguler tri 100 MB yang seharga goceng itu di aktifkan, saya buka facebook dan dashboard blog saya. 

Tiba-tiba...

"kriiiiingg..." Suara dering modem berbunyi yang menandakan pulsa habis...

“whats? Baru di isi juga..., masa langsung abis?!” Aku kaget.

Aku langsung nelpon call center Tri minta penjelasan. Usut punya usut ternyata masalahnya bukan kesalahan sistem di pihak Tri, melainkan setingan update di laptop saya. Untung si mas operator Tri nya baik hati. Dia mau bantuin kasih tau cara matikan fitur microsoft update ini. (padahal ini kan produk Microsoft dan ngak ada kaitan nya sama produk Tri). Sebelum mbenerin masalah ini kebetulan aku juga uda nambahin plug in Download Helper di Browser Mozila ku. Aku heran juga kenapa aku gak download apa-apa kok icon Download Helper tetep muter-muter kayak lagi download sesuatu?
windows update
Ternyata di balik layar dia memang lagi download file-file windows update. Ini biang kerok yang memakan pulsa internet ku.
***
Nah, ini tidak hanya berlaku buat fitur Windows Update ya. untuk update anti vurus yang di shceduling juga berlaku hal yang sama. PC/Laptop akan mendownload secara mandiri tanpa acc dari administrator jika setingannya memang udah di schedule. yang jadi masalah kadang-kadang bagi yang belum tau dia asal klik-klik saja, seting sana setting sini tanpa sadar tau-tau setingan updete di laptop di seting untuk update secara mandiri kapanpun laptop tersambung di internet.

Nah, berikut ini saya bagikan solusinya bagaimana cara menonaktifkan windows update pada windows 7

1. Klik start
2. Pilih control panel
3. System and security
security centre
4. Pilih windows update
windows update
5. Change setting
windows update 2
6. Di bagian “important updates” kamu bisa pilih yang nomor 3 atau nomor 4
windows update 3
7. Kemudian OK
Maka, update-an udah bisa di kendalikan dan pulsa modem bisa kembali terkontrol. Selamat mencoba dan semoga berhasil.


Salam hangat
- Zahri

Buku yang telah lama di idamkan


Ramadhan tahun lalu aku mendengar narasumber inspirasi ramadhan di ITB yang ngomongin soal buku yang katanya keren banget. kata nya buku itu ngomongin soal persahabatan dan pentingnya menjaga mimpi-mimpi. Setelah riset di gugel rupanya itu adalah buku lama yang memang udah best seller. Rasa penasaran ku makin menjadi-jadi saat kata wikipedia buku itu udah di angkat menjadi sebuah film.


Suatu hari aku jalan-jalan sama temen ke mall Paris Van Java Bandung. kalo uda masuk mall, secara misterius Gramedia atau spesies-spesies sejenisnya selalu menarik jiwa raga ku ke tempat mereka. rasanya itu kalo nampak toko buku bawaan nya masuuk ajah. Ada uang gak ada uang sama aja, tetep masuk. Sulit sekali menolak tarikan gravitasi dari toko-toko buku itu. Akhirnya, seperti yang sudah kalian duga, walopun ngak banyak bawa uang tetep aja aku masuk. Pada tahap ini, toko buku bisa di bilang sukses. – sebel eike !

salah satu sudut mall Paris Van Java Bandung
sumber: tripadvisor.com
Maka kelilinglah aku didalam nya. seperti biasa aneka buku-buku menggoda. kalo masuk toko buku biasanya tangkringanku itu dirak :
(1) komputer, (2) manajemen, (3) bisnis, (4) pengembangan diri, seseklai (5) marketing dan (6) novel. Aku jarang banget lupa untuk ngak masuk di bagian (7) buku promo yang murah-murah. Open-mouthed smile Entah kenapa katagori rak diatas itu selalu aja menarik untuk di kunjungi. Aku juga seneng mengunjungi salah satu spot yang khas di Gramedia yaitu tempat paling depan dekat pintu masuk yang di kasih label “buku populer/laris” dan “buku baru” yang memang kadang-kadang harga nya agak mentereng dikit.

**

Saat ngeliat Gramedia, aku katakan pada teman-teman ku kalo aku mau masuk kesini bentar. Nanti kalau mereka udah selesai dengan hajat mereka, mereka tunggu aja di luar. karena aku tau mereka gak bakalan betah ngikutin aku mondar mandir di toko buku ini.

Walopun aku sadar sebenernya aku datang kemari bukan untuk beli buku dan ngak nyediain budget sepeserpun untuk beli buku dalam kunjungan kali ini. ini berarti sudah  pasti aku akan tersiksa batin kalo tetap masuk toko buku karena harus menerima kenyataan akan keluar dengan tangan kosong.

Jin jahat datang :

“alaaaaah, liat-liat aja dulu….. sapa tau adah buku bagus, kan bisa di belik besok-besok kalo balik lagi.”

Malaikat baik entah sedang kemana. jadi ya sudah.. Window shopping…!
**kemudian aku muter-muter gak karuan dan membaca banyak sinopsis buku-buku yang membuat nafsu mau beli seribu buku disini menyala-nyala. pada akhirnya tetep gak bisa beli buku. aku memutuskan keluar**

Saat mau keluar, aku ngeliat di katagori buku laris, buku warna hitam yang memanggil-manggil ku. aku memalingkan muka menatap dia. siapa engkau? tanyaku dalam hati. aku menghampirinya kupandangi ia dekat-dekat, kusentuh ia, ku angakat ia dari rak nya.
“Buku hitam, aku merasa sepertinya aku pernah mendengar kemasyuran nama mu?.” tanyaku kepada buku hitam.
“Benar bang, aku lah yang kau dengar itu, bawalah aku pulang bersama mu. bawa aku ke kasir dan pinanglah aku.” bujuk buku hitam pada ku.

kemudian aku baca sinopsis di sampul belakangnya. sejurus kemudian aku langsung merasa jatuh cinta padanya. Cintaku tiba-tiba saja tumbuh.
“Tidak usah banyak pikiran bang, ayo bawa aku ke kasir. aku telah bosan menunggu mu di rak toko buku ini.” kata buku hitam menggoda.

cinta ku makin tumbuh dan meluap-luap. buku hitam mendeteksi rasa cinta ku padanya. kamipun saling berkenlan dan jatuh cinta. Aku berjanji pada buku hitam bahwa ia akan segera ku pinang. Buku hitam senang bukan main.

tiba-tiba !
*gregkh… grekh…grekh….2x. Dompet dikantung celana ku bergetar*

aku ingat, sebelum masuk kemari aku sudah men-silent-kan dompet ku supaya aku tidak terganggau saat keliling-keliling gramedia.
“hmm? ada apa sih, si dompet pake getar segala?” tanyaku dalam hati. Kuambillah ia dari dalam kantung. rupanya ada sebuah email masuk ke dompet. sebuah reminder rupanya.
“alert ! dompet kosong bro !, cepat kau pergi dari sini” kata dompet mengusir dan tak merestui cinta ku pada buku hitam.

kubalas emai nya : “kan ada ATM, Pet.”

Dompet : “Muke gile, lu kira disini ada mesin ATM?” hardik dompet yang udah mulai pake lu gue segala.

aku : “kartu ATM kita kan ada fasilitas debit nya?”

Dompet : “eh, tong.. aku gak bisa bayangin ya kalo manajement anggran finansial yang udah ku susun kau hancur leburkan seenak nafsu mu!!!” balas dompet yang udak naik darah dan mendadak jadi mirip sama pakar financial planing sekaliber Safir Senduk. dompet sepertinya sudah sangat idealis sekarang, tiba-tiba ia menerapkan fungsi controlling yang sangat ketat dan azas konsistensi dalam perencanaan keuangan tinggi sekali.

kututup segera dompet, agar tambatan hati ku, si buku hitam tak ikut membaca email pilu dari sang the best of the best, number one financial planning in the world, itu.

aku tidak punya pilihan selain harus menuruti maklumat dompet yang memang ada benarnya. Aku tersadar terhadap kenyataan hidup ini, aku menitikkan air mata. aku akan mengalami putus cinta dengan buku hitam, hatiku diliputi sembilu musim kering yang amat gersang. cinta ku merana, kandas di tengah toko buku.

Dengan semua gemuruh di jiwa, ku letakkan buku hitam di rak nya kembali. Buku hitam heran. “ada apa bang? kenapa kau letakkan aku kembali?” tanya buku hitam cemas.

aku tak menjawab, dan segera pergi meninggalkan buku hitam beserta cintanya yang melepuh di rak “buku laris”. Buku hitam tidak tau apa yang sedang terjadi pada ku. mengapa aku tiba-tiba pergi meninggalkan nya bersama cinta yang telah di janjikan? mengapa aku meninggalakn nya begitu saja tampa memberinya penjelasan. mengapa? ada apa? Buku hitam heran dan dirundung pilu karena di tinggalkan sang kumbang.

Buku hitam menangis. tak sudi ia aku tinggalkan sendiri. ia menuntut janji manis ku yang barusan ku ikrar-kan di dedepan nya, buku hitam berteriak-teriak pilu memanggil nama ku memohon penjelasa yang detail. aku tetap melangkah keluar, aku tak mau menoleh, ku punggungi ia sembari keluar dari gramedia yang telah menggoda ku. aku memaki diriku sendiri dan menyesal masuk kemari.

sambil menahan tangis aku terus menuju eskalator dan keluar dari PVJ, namun lengkingan teriakan buku hitam memanggil-manggil nama ku masih terdengar hingga ke pinggir jalan. tempat teman-teman ku yang sedang minum kopi karena tidak tahan menunggu ku begitu lama di gramedia.

“abaaaaaaaaaaaan” sebuah teriakan panjang terdengar lalu tak terdenagar lagi. mendengar terikan itu. burung-burung merpati di atap mall PVJ berterbangan ketakutan…
***

setahun berlalu, kini anak-anak itik telah besar, anak kucing juga telah menginjak masa remaja. pepohonan toge telah di tebangi petani toge. aku mulai menua.

suatu hari aku berangkat ke jakarta dan singgah di sebuah mall dekat universitas trisakti. Sialnya disana juga ada gramedia. tak perlu kalian tebak, aku memang tergoda untuk masuk lagi. Tiba-tiba aku teringat dengan satu buku tentang kreatifitas yang kemarin-kemarin sempat ku lihat di BIP Bandung.

“Ah, beli buku itu aja deh, siapa tau di grmedia sini juga ada.” kataku mencari alasan. akhirnya aku masuk ke Gramedia. Masih di tempat yang sama di dekat pintu di katagori buku laris kulihat si buku hitam. cinta lama ku.

Aku terkejut dan segera berlari menghampirinya. betapa kangen nya aku sama dia, kutanyakan kepadanya apa kabar dan bagaimana keadaan Buku hitam sekarang.

buku hitam menatap ku sinis.
“mau apa lagi kau datang kemari, aku sudah muak melihat mu. enyahlah kau dari hadapan ku lelaki gondrong !” Hardik Buku hitam pada ku seperti di sinetron-sinetron.
“tapi….,” aku menyela.
“kau pikir enak menunggu bertahun-tahun disini?” hardik buku hitam judes sekali.
“mau apa lagi kau kemari?” tanya buku hitam jutek.
“um… buku hitam, aku begitu mengagumi kemasyuran nama mu, aku tak menyangka kau masih disini. apa kau masih menunggu ku?” Tanya ku lembut dan hati-hati agar dia tidak tersinggung.

kulihat buku hitam sedikit melirik wajah ku.
“pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban” pekik dia kejam.

rupanya dia sangat benci pada ku semenjak kejadian tempo hari saat buku hitam kutinggalkan begitu saja di PVJ. aku tak sanggup lagi melihat tingkah buku hitam pada ku. ku katakan ini pada buku hitam.
“aku kemari untuk membeli buku kreat…..,” Belum selesai aku bicara buku hitam sudah marah lagi.
“oooh, jadi gitu. kau mau beli buku lain. sialan kau…! ya sudah, tunggu apa lagi? pergi sana… kau beli saja buku kreat.. itu. tentu dia lebih masyur dari aku.” jawab buku hitam cemburu.

Aku menatapnya dalam. Buku hitam terus-terusan merepet dan aku mulai tersenyum padanya. Tiba-tiba pipi buku hitam menjadi merah merona. aku tahu dia pasti masih cinta pada ku.
“heh, kriting kenapa kau tersenyum?” tanya buku hitam.
“buku hitam, aku tidak akan membeli buku kreativitas. aku akan membawa mu mulang hari ini.” kata ku dengan teknik menggoda nomor 15 yang ku baca di buku panduan membeli buku.

seperti yang kuduga, buku hitam masih menyisahkan 381 lembar cintanya pada ku. Buku hitam pun tersipu malu, dan cintanya berhasil kudapatkan lagi, kamipun berpelukan dan hidup bahagia selamanya.
Photo0483
Photo0481
#NgasahKreatipitas